Sabtu, 28 Maret 2015

Ilmu Budaya Dasar BAB 3



3.Konsepsi ilmu budaya dasar dalam kesusastraan


3.1. PENDEKATAN KESUSASTRAAN

A. Pengertian sastra dan seni

Sastra (Sansekerta:shastra) merupakan kata serapan dari bahasa sansekerta yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "dari kata dasar 'sas' yang berarti"instruksi" atau "ajaran" dan 'tra' yang berati "alat" atau "sarana". Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk pada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti ataukeindahan tertentu. Sastra lebih mengacu sesuai definisinya sebagai sekedar teks.
Selain kita telah mengenal sastra kita juga pasti telah mengetahui seni, seni ini sudah kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari seni juga sudah menjadi kebutuhan sehari-hari dalam hidup manusia. Seni berasal dari kata sani (Sansekerta) yang berarti pemujaan persembahandan pelayanan. Kata tersebut berkaitan erat dengan upacara keagamaan yang disebut kesenian. Berikut definisi seni menurut para ahli :
  • Aristoteles "seni adalah peniruan terhadapa alam tetapi sifatnya harus ideal"
  • Plato dan Rousseau " seni adalah hasil peniruan alam dengan segala isinya"
  • Ensiklopedi Indonesia ''seni  merupakan ciptaan segala hal karena keindahannya orang senang melihat atau mendengarkannya"
B. Peranan sastra

Sastra mempergunakan bahasa. Sementara itu, bahasa mempunyai kemampuan untuk menampung hampir semua pernyataan kegiatan manusia. Dalam usahanya untuk memahami dirinya sendiri yang kemudian melahirkan filsafat, manusia mempergunakan bahasa. Sastra juga lebih mudah berkomunikasi karena pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Sementara itu filsafat yang juga mempergunakan bahasa adalah abstraksi.

C. Hubungan Sastra dan seni dengan ilmu budaya dasar

Masalah sastra dan seni sangat erat hubungannya dengan ilmu budaya dasar, karena materi – materi yang diulas oleh ilmu budaya dasar ada yang berkaitan dengan sastra dan seni.Budaya Indonesia sanagat menunjukkan adanya sastra dan seni didalamnya. 
Latar belakang IBD dalam konteks budaya, negara dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan masalah sebagai berikut :

1. kenyataan bahwa bangsa indonesia berdiri atas suku bangsa dengan segala keanekaragaman budaya yg tercemin dalam berbagai aspek kebudayaannya, yg biasanya tidak lepas dari ikatan2 primordial, kesukaan, dan kedaerahan .

2. Proses pembangunan yg sedang berlangsung dan terus menerus menimbulkan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya .

3. kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan mausia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yg telah diciptakannya .

3.2. Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan prosa

A. Pengertian Prosa

Prosa adalah suatu tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme yang dimilikinya lebih besar , serta bahasnya yang sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa berasal dari bahas latin "Prosa" yang artinya " terus terang ".. Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat , serta berbagai jenis media lainnnya. Prosa juga dibagi dalam 2 bagian yaitu prosa lama dan prosa baru. Prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat sedangkan prosa baru adalah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun.

B. Jenis-jenis Prosa

Prosa dibagi menjadi 4 jenis yaitu
  1. Prosa naratif
  2. Prosa deskriptif
  3. Prosa eksposisi
  4. Prosa argumentatif

C. 5 Komponen prosa baru dan lama

Prosa lama terdiri dari :
  1. Dongeng
  2. Hikayat
  3. Sejarah
  4. Epos
  5. Cerita pelipur lara
Prosa baru terdiri dari :
  1. Cerpen 
  2. Roman/Novel
  3. Biografi
  4. Kisah
  5. Resensi
  6. Esai
  7. Otobiografi
3.3. NILAI-NILAI DALAM PROSA FIKSI

A. Pengertian Prosa Fiksi 

Menurut isinya prosa dibagi menjadi 2, yaitu
  1. Prosa fiksi
  2. Prosa non fiksi
Prosa fiksi adalah prosa yang berupa cerita rekaan atau khayalan pengarangnya. Isi cerita tidak sepenuhnya berdasarkan pada fakta, Prosa Fiksi disebut juga karangan narasi sugestif/imajinatif. Dalam bentuk prosa fiksi yang non konvensional itu, tujuan umumnya hanya ingin menampilkan gagasan secara aktual lewat karya prosa yang ditampilkannya. untuk memahaminya, pembaca harus memiliki bekal ilmu humanitas terutama psikologi dan filsafat.

B. Nilai-nilai yang ada dalam prosa fiksi
Dalam suatu karya sastra pasti membawakan atau berisi pesan moral yang berarti karya-karya sastra tersebut mempunyai nilai-nilai. Berikut nila-nilai dalam Prosa :
  1. Prosa fiksi memberikan kesenangan
  2. Prosa fiksi memberikan informasi
  3. Prosa fiksi memberikan warisan kultural
  4. Prosa fiksi memberikan keseimbangan wawasan


C. Karya sastra

Sastra berupa Pantun 

  • PANTUN JENAKA
1. Jalan-Jalan ke Kota Sumedang
Ada Kambing Makan Rumput
Anak-anak pada Senang
Melihat banci Bergoyang Dangdut

         2. Orang menganyam sambil duduk
Kalau sudah bawa ke balai
Melihat ayam memakai tanduk
Datang musang meminta damai

  • PANTUN PERCINTAAN
          1.  Coba-coba menanam mumbang
               Moga-moga tumbuh kelapa
               Coba-coba bertanam sayang
               Moga-moga menjadi cinta

           2. Limau purut lebat dipangkal
               Sayang selasih condong uratnya
               Angin ribut dapat di tangkal 
               Hati yang kasih apa obatnya 







3.4. ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PUISI


A. Pengertian puisi

Puisi adalah seni tertulis dimana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan atau selain arti semantiknya. puisi termasuk sastra, sedangkan sastra bagian dari kesenian dan kesenian adalahunsur darikebudayaan. Puisi adalah eksprei pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam dan Tuhan melalui media bahasa yang artistik yang secara padu dan utuh dipadatkan kata-katanya. Kepuitisan dan karakteristik bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dan menggunakan :

  1. Figura bahasa seoerti gaya personifikasi,metafora,dan sebagainya
  2. Kata-kata yang ambiquitas
  3. Kata-kata yang konotatif
  4. Pengulangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar